Digital marketing adalah salah satu metode marketing yang saat ini sedang berkembang dengan sangat pesat.

Digital marketing itu sendiri mengacu pada metode marketing dengan memanfaatkan peralatan elektronik seperti komputer dan juga smartphone agar bisa berinteraksi dengan para konsumen.

Aplikasi dari digital marketing itu sendiri biasanya lebih banyak mengacu pada berbagai tekhnologi yang memanfaatkan internet seperti email, jaringan sosial dan juga website.

Metode digital marketing juga menggunakan model peralatan elektronik lainnya seperti radio, saluran TV, papan bilboard di jalan-jalan utama dan masih banyak lagi.

Manfaat Digital Marketing. Pemanfaatan digital marketing di dunia modern saat ini sudah tidak perlu lagi dimanfaatkan.

Saat ini sebagian besar konsumen atau calon konsumen mulai beralih ke internet atau berbagai media digital lainnya untuk menemukan informasi mengenai produk atau jasa yang mereka butuhkan. Tidak hanya itu, para calon konsumen ini juga ingin tahu mengenai pendapat teman atau relatif mereka mengenai sebuah brand tertentu.

Para konsumen menginginkan brand yang dapat mereka percaya, memiliki kualitas yang mereka cari dan juga benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi mereka. Disinilah digital marketing berperan penting untuk bisa menjangkau para calon konsumen tersebut.

Jenis-jenis Digital Marketing

Secara umum dikenal ada dua jenis digital marketing, yaitu:

• Push digital marketing

Jenis digital marketing yang satu ini mengacu pada berbagai upaya mempromosikan produk atau jasa tanpa persetujuan awal dari calon konsumen.

Beberapa strategi marketing yang masuk dalam kategori ini adalah pembuatan blog, website, beriklan di berbagai website, pengiriman email promosi ke email konsumen dan juga pengiriman SMS berisi promosi produk ke nomor ponsel orang-orang.

Kelebihan dari digital marketing ini adalah menyediakan data yang lebih lengkap, mampu mentarget calon konsumen yang sesuai, bisa berlangsung secara konsisten dan juga bisa mengirim konten promosi tepat waktu.

Kekurangannya sendiri meliputi biaya yang cukup tinggi, target calon konsumen yang tidak terlalu besar serta ada kemungkinan untuk sulit ditemukan.

• Pull digital marketing

Tidak seperti jenis push digital marketing dimana calon konsumen berada pada sisi pasif atau hanya sebagai penerima, jenis pull digital marketing mengacu pada keaktifan calon konsumen dalam mencari informasi mengenai produk atau jasa yang mereka butuhkan.

Para konsumen mencari informasi ini melalui website atau blog yang menyediakan informasi yang mereka cari. Aktivitas SEO atau Search Engine Optimization yang bertujuan untuk memaksimalisas penggunaan mesin pencari merupakan hal yang erat kaitannya dengan jenis marketing yang satu ini.

SEO memungkinkan website atau blog dari sebuah produk berada pada halaman pertama hasil pencarian mesin pencari, yang akan memperbesar kemungkinan untuk dikunjungi. Dengan menggunakan tekhnik SEO, para marketer akan bisa menjawab kebutuhan para konsumen dalam mencari apa yang mereka butuhkan di internet, dan secara tidak langsung menyukseskan strategi pull digital marketing.

Kelebihan dari jenis digital marketing ini adalah ukuran konten yang tidak terbatas serta fleksibilitas dalam menyimpan dan menampilkan konten. Kekurangannya sendiri meliputi tingkat kesulitan yang cukup besar agar para konsumen bisa menemukan konten yang sudah dibuat serta adanya kemungkinan blocking bila konten yang ada tercampur baur.

Membuat Strategi Digital Marketing

Dalam menjalankan digital marketing, para marketer tentunya perlu menyiapkan strategi dan rencana tertentu agar bisa mencapai hasil yang mereka inginkan. Saat ini sebagian besar industri baik skala kecil, menengah, ataupun besar memanfaatkan digital marketing untuk menjangkau konsumen mereka.

Tanpa strategi yang tepat, maka semua usaha akan tenggelam di antara ribuan usaha serupa dan tidak akan berhasil mencapai tujuan awal yang diinginkan. Hal ini sama saja dengan menyia-nyiakan dana yang ada.

Dalam strategi digital marketing ataupun strategi marketing lainnya, secara umum ada tiga tujuan utama yang hendak dicapai oleh para pemilik usaha, yaitu:

1) Meningkatkan kesadaran masyarakat luas mengenai keberadaan produk tersebut
2) Saat tujuan utama berhasil dilakukan, maka publik akan mempertimbangkan untuk menggunakan produk tersebut dan pada akhirnya meningkatkan penjualan
3) Bila penjualan terus meningkat maka ada kemungkinan brand tersebut mendapatkan konsumen yang loyal pada brand itu dan secara tidak langsung para konsumen itu akan mengadvokasi atau mengajak orang lain untuk mempergunakan brand yang sama.

Ada beberapa point atau hal penting yang perlu diperhatikan saat akan membuat strategi digital marketing dan mereka adalah:

• Target konsumen.

Sebuah usaha yang membuat produk atau jasa tentunya memiliki target konsumen yang diharapkan akan mempergunakan produk atau jasa tersebut. Sangatlah penting untuk menentukan target konsumen agar bisa membuat pesan atau model promosi yang tepat untuk kalangan konsumen yang dimaksud. Membuat target konsumen yang terlalu luas akan memberikan tantangan yang lebih besar dan akan jauh lebih sulit untuk sukses.

• Mengenal target konsumen lebih dalam.

Hal ini adalah salah satu hal yang perlu dilakukan dalam setiap model marketing dan tidak terbatas pada strategi ini saja. Sebuah brand yang mampu mengenal calon konsumen mereka lebih dalam akan mampu membuat produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan tentu saja meningkatkan penjualan.

Bagaimana cara untuk mengenal konsumen lebih dalam dan memahami apa kebutuhan mereka?

Di era seperti ini dimana internet merupakan salah satu media utama orang-orang dalam berkomunikasi, informasi seperti ini sangat mudah didapatkan.

Para marketer bisa melakukan survey atau penelitian melalui berbagai forum online, dimana orang-orang menyampaikan pendapat mereka yang sebenar-benarnya. Selain itu bisa juga dengan melihat apa yang dilakukan oleh kompetitor lain yang juga menyasar target yang sama. Dengan begitu, para marketer akan bisa mengetahui lebih banyak mengenai calon konsumen yang menjadi target mereka sebagai bahan dalam menyiapkan strategi marketing yang tepat.

• Penciptaan branding yang tepat.

Hal ini merupakan salah satu langkah awal yang perlu dilakukan agar strategi marketing bisa berjalan lebih lancar. Branding meliputi banyak hal mulai dari memperkenalkan logo brand ke masyarakat luas, membuat kalangan publik mengenal tentang brand tersebut serta mampu untuk membuat publik mampu mengaitkan sebuah brand dengan produk yang diproduksi. Penciptaan branding yang tepat dimulai dengan berfokus pada tujuan yang spesifik, membuat sesuatu yang beda dari yang lain dan juga mampu berkomunikasi dengan baik.

• Mengenal lawan atau kompetitor dengan lebih baik

Dunia kompetisi sudah semakin sengit dan sangatlah penting untuk mengenal siapa saja lawan yang ada dalam usaha bisnis yang serupa. Bila sebuah bisnis mampu mengenal lawan mereka serta berbagai strategi yang mungkin mereka pergunakan, maka mereka mampu untuk menjadi sebuah bisnis yang berbeda dari yang lain (berkaitan dengan branding)

• Memilih chanel digital marketing yang akan dipergunakan.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, strategi ini melibatkan banyak model platform dan chanel. Internet merupakan platform yang paling populer karena ada banyak sekali chanel yang bisa dipergunakan contohnya saja jaringan sosial, blog, website, penggunaan email promosi, strategi affiliate, toko online, dan masih banyak lagi.

Sangat penting untuk mengenal masing-masing channel, serta mencari tahu kelebihan serta kekurangan yang dimiliki masing-masing channel tersebut. Selain itu, perlu juga untuk mengetahui beberapa informasi tambahan lainnya seperti jenis channel yang paling banyak dipergunakan oleh target konsumen serta channel yang tidak dipergunakan oleh kompetitor yang lain.Kesalahan dalam memilih jenis chanel yang tepat akan membuat usaha digital marketing yang dilakukan mengalami kegagalan.

Sebuah usaha bisa mempergunakan lebih dari satu chanel dalam usaha digital marketing mereka. Tentu saja bila hal ini dilakukan, sang pemilik usaha perlu melakukan distribusi yang tepat dalam mempergunakan chanel tersebut dan juga melakukan usaha integrasi antara satu dengan yang lain.

• Melakukan evaluasi secara rutin.

Melakukan evaluasi untuk melihat apakah metode marketing yang dipergunakan membawa hasil yang diharapkan sangatlah mudah untuk dilakukan saat ini. Ada berbagai jenis tes yang bisa dilakukan untuk melihat tingkat kesuksesan dari pelaksanaan sebuah metode, tes untuk melihat besarnya pengunjung yang datang, tes untuk melihat asal pengunjung, kolom saran dan komentar dari para pengunjung serta berbagai alat lainnya.

Dengan melakukan evaluasi, para marketer bisa melihat kesalahan apa yang telah dilakukan, hal-hal apa saja yang perlu ditingkatkan serta tingkat kefektifan sebuah metode. Dengan begitu para marketer bisa memilih jenis strategi yang paling tepat untuk diaplikasikan dimasa yang akan datang.

• Analisis kompetisi bisnis dimasa yang akan datang.

Trend bisnis dan segala sesuatu yang berkaitan dengannya selalu berubah dari waktu ke waktu. Para marketer dan para pemilik usaha hendaknya mampu untuk bisa meramalkan atau memperkirakan perubahan apa yang akan terjadi di masa depan. Hal ini sangat penting agar mereka bisa mempersiapkan diri sedini mungkin dan tidak tertinggal dibelakang para kompetitor yang lain

• Strategi konten

Hal ini ada kaitannya dengan branding sebuah brand. Sebuah brand hendaknya memiliki sebuah konten atau tujuan akhir dari brand tersebut, lebih dari sekedar meningkatkan penjualan. Hal inilah yang harus ditekankan pada keseluruhan proses branding tersebut.

Bila tujuan utama dari sebuah brand telah ditetapkan (biasanya tujuan utama ini merupakan jawaban dari segala sesuatu yang dibutuhkan konsumen, contohnya produk pakaian dengan tujuan utama memberikan tampilan elegan dengan harga terjangkau), maka akan membuat tujuan marketing jauh lebih bermakna dan secara tidak langsung akan memotivasi para marketer dan juga calon konsumen

• Berfokus pada cara untuk mempertahankan loyalitas konsumen

Fokus utama dari strategi digital marketing itu bukan hanya untuk mendapatkan konsumen baru serta meningkatkan penjualan, namun perlu juga untuk mempertahankan loyalitas konsumen.

Loyalitas ini bisa dipertahankan dengan selalu berupaya untuk melakukan hal-hal yang memastikan bahwa konsumen akan kembali mempergunakan produk atau jasa yang sama.

Konten yang relevan, tawaran program menarik untuk konsumen tetap serta berbagai penawaran lainnya merupakan salah satu cara yang juga bisa diterapkan agar strategi digital marketing meraih hasil yang diinginkan.

Hal ini tentu saja harus disesuaikan dengan objek utama dari bisnis itu sendiri apakah untuk meningkatkan kesadaran konsumen mengenai brand itu, meningkatkan penjualan ataupun advokasi. Hal ini menjadi salah satu titik penting bagi marketer online terutama mereka yang usahanya sudah cukup berkembang. Banyak bisnis yang berhenti pada usaha untuk meningkatkan penjualan dan sedikit saja yang beranjak pada langkah ini.

Tantangan dalam Strategi Digital Marketing

Sama seperti berbagai strategi marketing lainnya, stategi yang satu ini juga memiliki tantangannya sendiri. Saat ini beberapa tantangan yang paling banyak dihadapi oleh para digital marketer adalah:

1) Tingkat kompetisi yang semakin tajam dari waktu ke waktu. Hal ini sangat wajar mengingat platform internet serta berbagai chanel yang bisa dipergunakan tergolong sangat murah bila dibandingkan denga metode marketing tradisional.

Semua jenis bisnis mulai dari skala kecil hingga kecil bisa mempergunakan metode ini sehingga tidak heran bila ada ratusan bahkan ribuan kompetitor yang bersaing dalam pemasaran produk atau jasa yang serupa. Hal ini jugalah yang membuat segala usaha untuk mendapatkan perhatian dari para konsumen akan jauh lebih sulit. Para marketer dituntut untuk bisa kreatif dan inovatif agar bisa tetap berada di jajaran ke depan dan mendapatkan perhatian konsumen.

2) Adanya pilihan chanel yang sangat beragam. Terlepas dari populernya internet sebagai platform utama dalam metode digital marketing, chanel yang ada sangatlah beragam dan chanel yang baru terus bermunculan setiap harinya.

Masing-masing chanel memiliki spesifikasi, protokol, tujuan serta cara penggunaan yang berbeda. Para marketer harus mampu memprediksikan chanel apa yang dipergunakan oleh target konsumen mereka sehingga mereka bisa memilih chanel yang tepat sebagai sarana promosi.

3) Perkembangan jumlah data yang tidak terhingga jumlahnya. Mendapatkan data yang valid dan akurat mengenai target konsumen adalah hal yang sangat penting bagi para marketer online.

Namun perkembangan data yang ada saat ini sangatlah banyak sehingga terkadang akan sulit untuk memisahkan data yang valid dengan data yang tidak valid. Kesalahan dalam memilih data yang tidak valid akan membuat tujuan marketing tidak tercapai dengan sempurna.

Masalah-masalah ini menjadi salah satu tantangan yang banyak dihadapi oleh marketer online saat ini. Oleh karena itu tidak heran bila para marketer dituntut untuk berwawasan luas, kreatif serta fleksibel agar mampu menjawab tantangan dan perubahan yang terjadi dari waktu ke waktu.

Alat Digital Marketing

Dalam menjalankan strategi digital marketing, ada berbagai alat yang bisa dipergunakan. Sebagian dari alat tersebut dapat dipergunakan secara gratis sementara yang lain merupakan alat berbayar.

Berikut ini adalah beberapa alat digital marketing yang bisa dipergunakan oleh para online marketer, yaitu:

1) Google Analytic. Google sendiri menyediakan berbagai jenis alat yang bisa dimanfaatkan oleh para marketer online. Google analytic tersedia dalam berbagai versi baik standar yang gratis dipergunakan atau versi premium yang lebih mutakhir (versi berbayar).

Alat ini sangat mudah untuk dipergunakan dan dapat memberikan informasi yang mendalam mengenai traffic atau pengunjung dari sebuah website, yang dapat dipergunakan untuk memperbaiki strategi marketing itu sendiri.

2) Google Ads. Para marketer online juga bisa mempergunakan fitur yang satu ini dalam strategi digital mereka. Mereka bisa menempatkan iklan di halaman mesin pencari Google melalui paket Pay per Click dan mendapatkan akses untuk bisa dilihat oleh para calon konsumen. Selain itu, para marketer juga bisa membuka akun AdWords mereka sendiri dan memanfaatkan fitur Keyword Planner yang bisa memberikan informasi untuk keyword-keyword yang memiliki kemungkinan besar untuk dipergunakan oleh para calon konsumen

3) Berbagai jenis sosial media. Saat ini ada berbagai jenis sosial media yang terus bermunculan dari waktu ke waktu. Penggunaan sosial media menjadi salah satu cara mudah bagi para marketer online dalam menjalankan strategi digital marketing mereka. Sosial media yang sedang populer saat ini adalah Facebook, Twitter, Pinterest, Flickr, YouTube dan LinkedIn.

Masing-masing sosial media memiliki cara penggunaan yang berbeda, fitur-fitur yang berbeda, serta tujuan yang berbeda. Sangatlah penting untuk memilih jenis sosial media yang sesuai dengan kebutuhan dari usaha itu sendiri.

Trend penggunaan sosial media terus berkembang dan saat ini mulai banyak bermunculan sosial media dengan fitur yang baru. Para marketer online juga perlu memperhatikan perubahan ini agar mampu menyesuaikan dengan cepat dan tidak tertinggal dari kompetitor yang lain.

1) Blog: Blog adalah salah satu alat atau lebih tepatnya chanel yang bisa dipergunakan dalam strategi digital marketing.

Saat ini banyak sekali tersedia provider atau platform blog yang gratis dan bisa dipergunakan oleh siapa saja dan yang paling populer adalah WordPress, Blogger dan juga Tumblr. Saat ini banyak sekali perusahaan yang bukan hanya mengembangkan website resmi milik mereka, namun turut juga menyediakan blog yang berisi konten-konten yang menarik dan bermanfaat bagi para konsumen.

2) Alat managemen sosial media: Ada berbagai jenis managemen sosial media yang bisa dipergunakan oleh para marketer. Untuk mereka yang memiliki lebih dari satu akun Twitter, maka Tweetdeck akan sangat bermanfaat. Tweetdeck bisa dipergunakan untuk mengatur status yang akan dimunculkan pada masing-masing akun.

Untuk mereka yang memiliki banyak akun sosial media, maka bisa mempergunakan Hootsuite.

Aplikasi yang satu ini bisa dipergunakan untuk mengatur lima akun media sosial yang berbeda cukup dengan sekali log-in. Selain itu, sang pemilik akun juga bisa mempergunakan salah satu fitur yang ada di Hootsuite untuk mengatur agar sebuah post muncul pada waktu tertentu. Dengan begini, masing-masing akun akan selalu diupdate dengan post yang baru terlepas dari sedang online atau tidaknya sang pemilik akun.

• Slideshare: Slideshare merupakan salah satu alat yang dapat dipergunakan khususnya untuk mereka yang hendak menyajikan sebuah post atau artikel dalam bentuk presentasi slide. Slideshare adalah salah satu alternatif selain Power Point dan lebih mudah untuk dipergunakan.

• Foursquare: Foursquare sebenarnya masuk dalam kategori sosial media yang memudahkan penggunanya untuk membagi cerita tentang dimana mereka berada, kegiatan yang sedang mereka lakukan dan juga bisa dipergunakan untuk meninggalkan tips tertentu.

• Bit.ly dan Ow.ly yang merupakan sebuah alat yang membantu untuk menyingkat URL dari alamat website yang terkadang terlalu panjang. Hal ini memungkinkan URL tersebut untuk dimasukkan dalam status di Twitter untuk tujuan promosi

• Followerwonk: Alat yang satu ini bisa dikatakan sebagai alat analisis untuk para pengguna Twitter. Dengan Followerwonk, pengguna Twitter bisa mengelompokkan para follower berdasarkan nama, lokasi, jenis kelamin, bahasa yang dipergunakan serta banyak lagi, yang tentu saja bisa dipergunakan untuk tujuan tertentu.

• Rapportive: Rapportive adalah sebuah plugin khusus untuk mereka yang memiliki akun Gmail. Saat mengirimkan sebuah email untuk orang tertentu pada akun email di perusahaan mereka, ada kalanya alamat email tersebut tidak tercatat pada website perusahaan dan email tersebut terpaksa dikirim pada alamat email umum dari perusahaan tersebut. Rapportive akan membuat perkiraan mengenai alamat email yang valid dari orang yang dicari berdasarkan nama orang dan perusahaan tersebut.

• Google Drive: Alat yang satu ini bisa dipergunakan oleh para marketer online untuk mengkolaborasikan file dalam bentuk Word dan Excel menjadi satu buah file yang menarik.

• Email: Sampai saat ini penggunaan email sebagai salah satu chanel atau alat dalam digital marketing masih sangat populer. Tingkat kesuksesan yang dihasilkan oleh email juga tergolong cukup baik. Saat ini tersedia banyak sekali provider atau mereka yang menyediakan alamat-alamat email yang sesuai dengan target konsumen yang dituju. Contohnya saja, sebuah perusahaan yang memproduksi alat kesehatan tertentu bisa mendapatkan alamat email dari dokter-dokter di satu area tertentu untuk dikirimi email penawaran produk tersebut.

• Pixlr Grabber: Adalah salah satu ekstensi yang ditawarkan oleh FireFox dan Chrome. Para pengguna Pixlr Grabber bisa mempergunakannya untuk mengambil bagian dari halaman sebuah website, kemudian mengeditnya secara online dan disimpan dalam bentuk format JPEG, PNG atau format lainnya. Hal ini cukup menguntungkan untuk mereka yang suka menampilkan gambar dalam presentasi produk mereka.

Berbagai alat yang telah disebutkan diatas hanyalah contoh kecil dari alat-alat yang bisa dipergunakan dalam dunia digital marketing. Masih banyak lagi alat-alat lain yang bisa dipergunakan oleh para marketer yang tentu saja perlu disesuaikan dengan kebutuhan promosi mereka.

Trend Digital Marketing

Strategi digital marketing terus menerus berkembang dan berubah dari waktu ke waktu. Jenis chanel yang populer dan banyak dipergunakan oleh para konsumen di waktu tertentu bisa saja berubah menjadi chanel yang tidak lagi diminati di waktu yang akan datang.

Sangatlah penting untuk memperhatikan trend apa yang sedang berkembang untuk memastikan agar tujuan marketing yang ada berhasil.

Berikut ini adalah beberapa trend yang bisa diharapkan untuk berkembang di tahun-tahun yang akan datang:

1) Penggunaan mobile marketing. Hal ini sejalan dengan pertumbuhan smartphone dan ponsel yang mengintegrasikan internet dalam produk mereka. Berbagai riset menunjukkan bahwa dari tahun ke tahun semakin banyak transaksi atau penjualan yang dilakukan oleh para konsumen melalui smartphone dan tablet dibandingkan dengan menggunakan PC dan laptop.

Para pemilik usaha harus tanggap dengan menyediakan berbagai fitur online yang bisa diakses melalui smartphone dan tablet para konsumen.

2) Penggunaan gambar dan video yang lebih menarik perhatian. Naiknya popularitas Pinterest yang berfokus pada penggunaan gambar merupakan salah satu bukti bahwa penggunaan gambar-gambar yang menarik dan sesuai dengan konten seperti Infographics akan lebih mampu menarik perhatian calon konsumen.

Tidak hanya itu, banyak juga calon konsumen yang memutuskan untuk melihat video penawaran produk atau jasa sebelum memutuskan untuk menggunakan produk tersebut atau tidak. Hal ini bisa dimanfaatkan oleh para marketer dengan melibatkan gambar yang menarik serta video yang benar-benar menjual untuk tujuan promosi mereka.

3) Pengabungan sosial media untuk lebih mengefektifkan SEO. Sosial media merupakan salah satu cara untuk memperkuat usaha sebuah bisnis dalam membuat strategi SEO yang mereka terapkan lebih efektif.

4) Pentingnya konten marketing. Konten marketing adalah salah satu hal yang paling penting dalam dunia digital marketing. Kualitas dari konten sebuah artikel menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian lebih.

Selain itu, Google sebagai mesin pencari terbesar saat ini menerapkan dua aturan baru yang lebih mempopulerkan pentingnya konten marketing. Aturan pertama disebut dengan nama Hummingbird Algorithm yang menemukan informasi yang dibutuhkan berdasarkan cara orang-orang berbicara.

Aturan kedua adalah penerapan 100% enkripsi pada pencarian berdasarkan keyword atau penerapan SSL pada setiap pencarian.

Bisa dikatakan bahwa Google akan mengekripsi pencarian keyword atau dengan kata lain AdWords adalah satu-satunya metode pencarian berdasarkan keyword yang akan dibayar. Bila hal ini benar-benar diaplikasikan maka para marketer bisa mengatakan selamat tinggal pada penggunaan data keyword organik.

5) Remarketing atau Retargeting. Trend yang satu ini mengacu pada fakta bahwa banyak sekali orang yang mengunjungi sebuah website namun tidak melakukan pembelian sama sekali.

Tujuan dari Remarketing adalah untuk menyasar para pengunjung website yang tidak melakukan pembelian dengan harapan agar para pengunjung tersebut bisa membeli produk yang ditawarkan dengan cara mengiklankan produk tersebut pada website yang mungkin dikunjungi. Para marketer bisa menggunakan jasa Google Marketing atau AdRoll untuk tujuan ini.

6) Marketing berdasarkan lokasi. Hal ini berjalan sejalan dengan naiknya popularitas penggunaan smartphone atau tablet yang dilengkapi dengan GPS dan maps. Para konsumen pada umumnya akan menggunakan smartphone mereka untuk mencari produk atau jasa yang mereka butuhkan yang berada dekat dengan lokasi mereka.

Para marketer hendaknya jeli dan meletakkan bisnis mereka dalam posisi yang mudah ditemukan oleh para calon konsumen yang ada di sekitar mereka.

7) Google+ adalah salah satu trend yang diprediksikan akan berkembang ditahun-tahun yang akan datang.

Usaha Google untuk lebih terlibat dalam dunia sosial media memang belum menunjukkan hasil yang benar-benar sukses seperti yang ditunjukkan oleh Facebook, namun bila dilihat perkembangan penggunanya maka terlihat adanya kenaikan jumlah pengguna yang cukup signifikan dan hal ini bisa menjadi bahan pertimbangan para marketer.

Tidak hanya berkutat sebagai sosial media semata, Google+ juga akan berkembang menjadi berbagai hal termasuk salah satu diantaranya adalah Google Carousel.

Applikasi yang satu ini lebih ditujukan sebagai alat pencari hotel dan even-even yang ada di daerah tertentu lengkap dengan alamatnya. Applikasi ini akan dikembangkan sehingga menjadi live atau disiarkan secara langsung dan saat ini sudah mulai dikembangkan di Amerika Serikat dan Eropa.

8) Meta Search. Penggunaan meta search menjadi salah satu trend yang juga cukup populer di tahun-tahun yang akan datang.

Penggunaan meta search digabungkan dengan metode digital marketing yang lain akan bisa membuat para calon konsumen untuk datang langsung ke website perusahaan yang bersangkutan. Hal ini mulai banyak dilakukan terutama oleh perusahaan travel atau hotel, sehingga mereka tidak perlu membayar komisi kepada pihak ketiga seperti Expedia dan Travelocity.

9) Pencarian semantik. Hal ini memiliki kaitan erat dengan konten marketing dimana proses pencarian akan lebih banyak berfokus pada makna dan tujuan dari sang pencari dibandingkan sekedar keyword semata.

10) Penggunaan tekhnik yang sederhana dan tidak terlalu kompleks. Mengaca pada berbagai brand besar yang ada di seluruh dunia, maka kesederhanaan yang dibarengi dengan konsistensi menjadi kunci utama dari trend digital marketing yang akan semakin berkembang.

Kesalahan dalam Applikasi Digital Marketing

Ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh para marketer online yang mempraktekkan strategi marketing ini yaitu:

1) Tidak memberikan respon terhadap feedback yang datang di sosial media. Salah satu kesalahan utama yang banyak dilakukan online marketer adalah tidak menjawab komentar, saran atau pertanyaan yang diajukan oleh orang-orang melalui website, blog atau akun sosial media mereka. Gagal untuk memberikan respon untuk semua feedback ini berarti mereka gagal untuk menjalin hubungan dengan para calon konsumen dan bisa menurunkan tingkat kepercayaan.

2) Terlalu berpusat pada promosi produk dan bukan pada konsumen. Membuat post mengenai produk atau penawaran yang sedang ada tentu saja perlu dilakukan tapi bila hal ini terus menerus dilakukan maka para calon konsumen akan jenuh. Tingkatkan kualitas post yang ada dengan melibatkan konten yang menarik dan akan membuat para pembaca tertarik untuk datang lagi baik dengan menyediakan cerita, menulis artikel bermanfaat, menggunakan humor dan masih banyak lagi

3) Tidak mengakui kesalahan. Sebuah bisnis tidak lepas dari kesalahan dan bila hal itu terbukti maka sebaiknya pemilik bisnis maju untuk mengakui kesalahan dan melakukan perbaikan untuk hal tersebut. Tidak akan ada gunanya untuk menyangkal atau bahkan mencoba memutarbalikkan fakta karena hal itu akan lebih memperburuk suasana

4) Membawa konten yang sudah pernah dibahas sebelumnya. Pastikan untuk selalu membawa hal-hal baru dalam setiap konten, sesuatu yang menarik yang sebelumnya tidak pernah dibahas dan hal ini akan membawa pada kesuksesan.

Applikasi Digital Marketing

Digital marketing adalah sebuah istilah yang sebenarnya sudah ada sejak lama namun hal ini semakin berkembang seiring dengan berkembangnya internet dari waktu ke waktu. Di era dimana internet menjadi sumber utama setiap orang dalam mencari informas dan juga melakukan bisnis, digital marketing menjadi salah salah satu hal utama yang tidak boleh dilewatkan oleh para pebisnis yang ingin mencapai kesuksesan.

Bagaimana cara untuk bisa benar-benar terjun dan mengefektifkan strategi marketing yang satu ini? Ada dua strategi dasar yang perlu diterapkan agar strategi ini benar-benar berhasil, yaitu:

1) Riset atau penelitian: Hal ini adalah dasar dari semua tindakan yang perlu diambil oleh para pebisnis dalam termasuk juga dalam melaksanakan strategi marketing mereka.

Riset yang perlu dilakukan meliputi banyak hal termasuk didalamnya adalah seluk beluk mengenai bisnis yang dijalankan, tujuan yang ingin dicapai dari strategi marketing yang hendak dipergunakan, permasalahan yang dihadapi oleh bisnis tersebut serta berbagai hal lainnya.

Analisis secara mendalam mengenai bisnis yang ingin diangkat akan memberikan arah yang lebih jelas dari usaha marketing itu sendiri.

2) Integrasi antara masing-masing strategi: Apapun jenis strategi yang dipergunakan, semuanya bisa dintegrasikan untuk membawa hasil yang lebih baik. Bila strategi marketing tersebut dipergunakan secara terpisah maka hasilnya akan kurang memuaskan.

Bila semuanya sudah jelas, maka para pemilik usaha atau bisnis memiliki beberapa pilihan untuk menjalankan strategi digital marketing ini yang bisa berupa:

1) Konsultan digital marketing yang bisa melakukan evaluasi serta memberikan saran untuk chanel marketing yang tepat. Jasa konsultan seperti ini banyak tersedia dan bisa dipergunakan baik secara harian atau per proyek yang harus dikerjakan

2) Jasa agensi digital marketing. Saat ini sudah banyak agensi yang menawarkan jasa pelaksana digital marketing yang berdiri lepas dari perusahaan tersebut dan bekerja untuk mencapai tujuan utama dari sang pemilik bisnis. Pada umumnya agensi seperti ini memiliki kemampuan untuk melakukan atau menyediakan pelayanan digital marketing secara komplit.

3) Memperkerjakan orang-orang yang ahli di bidang digital marketing sebagai bagian dari departemen marketing itu sendiri.

Pemilihan secara tepat untuk langkah yang akan diambil tentunya harus dilakukan sesuai dengan kebutuhan. Satu hal yang perlu diingat mengenai dunia digital marketing adalah kenyataan bahwa mereka yang memilih untuk tidak memanfaatkannya akan kehilangan para calon konsumen.

Dunia kompetisi menjadi semakin sengit dan hanya mereka yang cerdas dan mampu memanfaatkan perkembangan jaman adalah mereka yang akan selamat dan mendapatkan keuntungan yang lebih.